Hukum ngebatalin shaum sunnah

Posted on

Dari Ummu Hani’ ra., dia berkata, Rasulullah saw. menemuinya (Ummu Hani’) pada hari penaklukan kota Mekah. Lalu dihidangkan minuman dan beliau pun meminumnya. Setelah itu, beliau menyodorkan minuman kepadanya (Ummu Hani’). Dia (Ummu Hani’) berkata: “Aku sedang berpuasa”. Lantas Rasulullah bersabda, “sesungguhnya orang yang sedang berpuasa sunnah, adalah pemimpin bagi dirinya sendiri, jika engkau berkehendak, maka puasalah. Dan jika engkau berkehendak, maka engkau juga boleh membatalkannya.” HR Ahmad, Daraquthni, dan Baihaki.

Sumber: Kitab Fikih Sunnah jilid 2 halaman 252 karya Sayyid Sabiq

Tinggalkan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s