Rektor vs Enterpreneur

Posted on

Menjadi dosen. Dosen profesional. Saya harus jadi dosen.

Bukan..bukan.. Menjadi dosen cuma salah satu anak tangga untuk mencapai cita-cita sesungguhnya. Saya harus menjadi Rektor. Itu cita-cita.

Lain halnya dengan mencari nafkah. Saya harus mencari nafkah di jalur enterpreneur. Inilah profesi yang ingin saya geluti dalam menghidupi keluarga saya nanti. Menjadi dosen ataupun rektor hanya sampingan. Hahaha…. atuda gimana ya. Ngajar teh asa sudah menjadi hobby. Seneng ngajar. Tapi dari ngajar itu ga ada maksud untuk dijadikan sumber penghasilan. Begitupun menjadi rektor. Saya hanya merasa peduli terhadap dunia pendidikan.

Kalo untuk sumber penghasilan mah, saya lebih suka di jalur enterpreneur.

Tinggalkan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s